Uncategorized

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Teguhkan Posisi Global melalui Visiting Lecturer Internasional dan Penandatanganan MoU Strategis dengan Sekolah Tinggi Teologi Baptis Kalvari

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Teken MoU dengan Sekolah Tinggi Teologi Baptis Kalvari dan Gelar Visiting Lecturer Internasional, Bahas  Integrasi CSR dalam Membangun Kepercayaan Pen...

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Teken MoU dengan Sekolah Tinggi Teologi Baptis Kalvari dan Gelar Visiting Lecturer Internasional, Bahas  Integrasi CSR dalam Membangun Kepercayaan Pendidikan Berkualitas (SGDs), Moderasi Beragama dan Multikulturalisme serta Kepemimpinan Sosial di Era Disrupsi, dan Tinjauan Kurikulum Internasional Berbasis SDGs.

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon – Program Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon - Prodi S2 PMI  menggelar kegiatan Visiting Lecturer Internasional bertema “Global-Oriented Education Management and Religious Moderation in the Digital Era”. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penting dengan dilakukannya penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Sekolah Tinggi Teologi Baptis Kalvari, dihadiri langsung oleh COO Yayasan Kalvari, yang berasal dari Texas Amerika Serikat, menandai langkah besar dalam kolaborasi akademik global. (01/10).

Pembukaan Resmi dan Kehadiran Pimpinan Institusi

Acara dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. H. Ilman Nafi’a, M.Ag., selaku Direktur Pascasarjana, didampingi oleh Prof. Dr. H. Dedi Djubaedi, M.Ag. (Ketua Senat), Dr. Dewi Cahyani, MM., M.Pd. (Ketua Prodi MPI), Dr. Hj. Mumun Munawaroh, M.Pd., Dr. Akhmad Khalimi, SH, MH., serta Nasrullah, M.Pd.I (Kasubbag TU), bersama jajaran dosen dan pimpinan Pascasarjana lainnya.

Sinergi Global Hadirkan Akademisi Internasional dari Texas dan COO Yayasan Kalvari

Menghadirkan narasumber utama dari Amerika Serikat, kegiatan ini mempertemukan para akademisi global dengan sivitas akademika Indonesia. Empat keynote speaker berkompeten dari Texas dan Yayasan Kalvari membawakan materi yang sarat akan wawasan strategis dan aktual:

  1. Bryan Brunson (Texas) membahas Multikulturalisme & Kepemimpinan Sosial di Era Digital, menyoroti pentingnya kepemimpinan pendidikan inklusif yang berakar pada moderasi beragama.
  2. Delores Lacarter (Texas) menyampaikan materi Tinjauan Kurikulum Internasional Berbasis SDGs, menekankan transformasi kurikulum untuk menghadirkan tata kelola pendidikan berorientasi global.
  3. Susan Stokeld (Texas) membawakan topik Integrasi CSR dalam Membangun Kepercayaan terhadap Pendidikan Berkualitas (SDG 4), yang menguatkan nilai kolaborasi lintas sektor untuk pengembangan pendidikan.
  4. Harry Sudarma (COO Yayasan Kalvari) badan penyelenggara STT B Kalvari, mengangkat tema Inovasi dan Strategi Manajemen Mutu Pendidikan di Era 5.0, memberi panduan bagi institusi pendidikan dalam menyongsong transformasi global berbasis digital.

Perkuat Jejaring Internasional dan Moderasi Beragama

Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Ilman Nafi’a, M.Ag. menegaskan pentingnya kegiatan Visiting Lecturer dan penandatanganan MoU sebagai bentuk nyata komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memperkuat kapasitas global.

 

“Kolaborasi ini adalah bagian dari visi besar kami sebagai kampus Islam berbasis digital yang siap menjawab tantangan zaman. Dengan kemitraan global, kita dapat memperluas cakrawala keilmuan, membangun inovasi pendidikan, sekaligus meneguhkan moderasi beragama,” ungkapnya.

Sementara itu, Dr. Hj. Mumun Munawaroh, M.Si menyambut baik adanya sikap yang moderat dari kalangan akademisi dalam menghadapi realitas sosial yang multikultur.

Multikulturalisme di negara Amerika Serikat dalam pandangan Bryan Brunson, agak sedikit berbeda dwngan Multikulturalisme yang ada di Indonesia. Di AS Multikulturalisme dikaitkan dengan kenyataan adanya beragam bangsa yang ada di AS seperti bangsa Filiphina, Tailand, Turkey, dll, sedangkan Multikulturalisme yang ada di Indonesia dikaitkan dengan adanya keragaman etnik atau suku bangsa yang merupakan kekayaan bangsa Indonesia yang tak ternilai harganya.

“Kami ingin mahasiswa memahami secara mendalam bagaimana cara pandang yang moderat di tengah multikulturalisme menjadi perekat kesatuan dan persatuan bangsa, sehingga menjadikan warga Indonesia aman dan tentram menghuni negara ini" jelasnya.

Senada, Prof. Dr. H. Dedi Djubaedi, M.Ag. menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya berorientasi akademik, tetapi juga memperkuat peran UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai aktor penting dalam diplomasi pendidikan global.

 

“Ini adalah lompatan strategis untuk mewujudkan UIN Siber sebagai pusat keunggulan akademik digital, sekaligus rujukan dalam pengembangan manajemen pendidikan yang moderat dan inklusif,” ujarnya.

Antusiasme Tinggi dari Mahasiswa dan Praktisi

Kegiatan berlangsung secara hybrid (daring dan luring), diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa pascasarjana, dosen, peneliti, dan praktisi pendidikan. Sesi diskusi berjalan interaktif, memperlihatkan antusiasme peserta terhadap isu-isu strategis yang dibahas.

Dengan terselenggaranya Visiting Lecturer ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tidak hanya memperluas kerja sama lintas negara, tetapi juga memperkuat kapabilitas internal dalam merespons tantangan pendidikan modern, melalui inovasi manajemen pendidikan global yang berlandaskan moderasi beragama.

Bagikan Artikel:
Info Prodi Assistant
👋 Halo! Saya asisten info Program Studi. Silakan tanya seputar:
• Informasi pendaftaran
• Kurikulum & mata kuliah
• Profil dosen
• Kegiatan & agenda
• Kontak prodi
Aksesibilitas